Belajar Kosakata Bahasa Arab Melalui Doa
Menambah kosakata Bahasa Arab dengan aktivitas produktif adalah cara efektif memperkaya bahasa. Salah satu metode yang saya rekomendasikan adalah belajar melalui doa-doa yang sering kita baca sehari-hari.
Mengapa disebut produktif? karena selain kita menghafal doa dari hadits nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang shahih, kita bisa mengamalkannya (berdoa di waktu-waktu mustajab), sekaligus bisa menambah kosakata bahasa Arab dan pelajaran sharaf dasar.
Tujuan: Belajar Kosakata dan Kaidah Sharaf Dasar
Artikel ini bertujuan membantu pembaca memahami kosakata Bahasa Arab dalam konteks doa, sekaligus mengenali bentuk kata dan artinya agar pembelajaran lebih bermakna.
Sumber Pelajaran
Teks Doa: Doa Minta Rezeki yang Banyak dan Berkah
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَتْ أُمِّي: يَا رَسُولَ اللهِ! خَادِمُكَ أَنَسٌ، ادْعُ اللهَ لَهُ، قَالَ: «اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ، وَوَلَدَهُ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ
Dari Anas radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Ibuku (Ummu Sulaim) berkata:
"Wahai Rasulullah! Pelayanmu, Anas, berdoalah kepada Allah untuknya!"
Maka beliau ﷺ berdoa: "Ya Allah, perbanyaklah hartanya dan anaknya, serta berkahilah ia pada apa yang Engkau berikan kepadanya."
Belajar kosakata Bahasa Arab: Arti dan penjelasan kata per kata
|
Kata
|
Arti
|
Penjelasan
|
|
عَنْ
|
Dari
|
Harf Jarr
|
|
أَنَسٍ
|
Anas
|
Isim 'Alam (Nama orang)
|
|
قَالَ
|
Dia berkata
|
Ini bentuk Fi'il Madhi. Bentuk fi’il Mudhari': يَقُولُ.
|
|
قَالَتْ
|
Dia (pr) berkata
|
Fi'il Madhi dengan tambahan Ta' Ta'nits
(penanda wanita). Bentuk dasarnya: قَالَ
|
|
أُمِّي
|
Ibuku
|
Isim Mufrad. Kata dasarnya أُمٌّ (Ibu) + Ya
Mutakallim “ي”
(yang maknanya kepemilikan orang pertama Tunggal/aku).
|
|
يَا
|
Wahai
|
Harf Nida'
|
|
رَسُولَ
|
Utusan
|
Isim Mufrad. Bentuk jamaknya: رُسُل.
|
|
اللهِ
|
Allah
|
lafzhul Jalalah (Nama Allah)
|
|
خَادِمُكَ
|
Pelayanmu
|
Isim Mufrad. Dasar: خَادِمٌ. Jamak: خُدَّام,
خَادِمُون
Dhamir “ك”:
untuk orang kedua, mudzakkar, Tunggal (kamu)
|
|
اُدْعُ
|
Doakanlah!
|
Fi'il Amr (Kata perintah). Bentuk dasarnya: fi’il Madhi:
دَعَا, fi’il Mudhari': يَدْعُو.
|
|
لَهُ
|
Baginya/Untuknya
|
Harf Jarr (لِ) + Dhamir (ـهُ)
(dia laki-laki).
|
|
Kata
|
Arti
|
Penjelasan
|
|
اللَّهُمَّ
|
Ya Allah
|
Asalnya يَا الله, huruf Ya diganti dengan Mim
Tasyid di akhir sebagai bentuk pengagungan.
|
|
أَكْثِرْ
|
Perbanyaklah!
|
Fi'il Amr (Perintah). Bentuk dasar: fi’il Madhi: أَكْثَرَ, fi’il Mudhari': يُكْثِرُ. Namun, dalam adab
bahasa Arab (balaghah) terhadap Allah, ia tidak disebut "perintah"
melainkan "permohonan/doa".
|
|
مَالَهُ
|
Hartanya
|
مَال
(Isim Mufrad). Bentuk Jamaknya: أَمْوَال.
Dhamir “هُ” untuk orang ketiga,
mudzakkar, Tunggal (dia)
|
|
وَلَدَهُ
|
Anaknya
|
وَلَد
(Isim Mufrad). Bentuk Jamaknya:
أَوْلَاد.
Dhamir “هُ” untuk orang ketiga,
mudzakkar, Tunggal (dia)
|
|
بَارِكْ
|
Berkahilah!
|
Fi'il Amr (Perintah). Bentuk dasarnya: Fi’il Madhi:
بَارَكَ, fi’il Mudhari': يُبَارِكُ.
Namun, dalam adab bahasa Arab (balaghah) terhadap Allah, ia tidak disebut
"perintah" melainkan "permohonan/doa".
|
|
فِي
|
Di dalam / Pada
|
Harf Jarr.
|
|
مَا
|
Apa yang
|
Isim Maushul (Kata penghubung).
|
|
أَعْطَيْتَهُ
|
Engkau berikan kepadanya
|
Fi'il Madhi “أَعْطَيْتَ”
(Engkau telah memberi). Bentuk Dasar/fi’il madhi (Huwa): أَعْطَى, Fi’il Mudhari': يُعْطِي.
Dhamir “هُ” untuk orang ketiga,
mudzakkar, Tunggal (dia)
|
Faidah yang bisa diambil dari hadits di atas
1. Nabi ﷺ senantiasa memuliakan para sahabatnya dan mengunjungi mereka dari waktu ke waktu untuk mengetahui keadaan mereka, sembari mendoakan kebaikan dan keberkahan bagi mereka dan keluarga mereka.
2. Selanjutnya, Ummu Sulaim radhiyallahu 'anha mengabarkan kepada Nabi ﷺ bahwa ia memiliki hajat khusus. Saat Nabi ﷺ bertanya tentang hajat tersebut, ia menyebutkan perihal putranya, Anas —yang saat itu merupakan pelayan Rasulullah ﷺ— dan meminta beliau untuk mendoakannya.
3. Di antara doa yang beliau ﷺ panjatkan untuk Anas adalah: "Ya Allah, karuniakanlah kepadanya harta dan anak, serta berkahilah ia." Dalam riwayat Shahih Muslim disebutkan: "Beliau mendoakan segala kebaikan untukku, dan di akhir doanya beliau mengucapkan: 'Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, serta berkahilah ia di dalamnya'."
4. Harta dan Anak sebagai Sarana Kebaikan: Penjelasan bahwa banyaknya harta dan anak bisa menjadi jalan kebaikan, keberkahan, dan keberuntungan; karena Rasulullah ﷺ tidaklah mendoakan Anas melainkan dengan apa yang mengandung kebaikan bagi agama dan dunianya.
5. Bolehnya meminta kelimpahan dunia (harta dan keturunan) selama diiringi dengan permohonan keberkahan (Barakah), agar kenikmatan tersebut menjadi sarana ketaatan kepada Allah, bukan justru melalaikan.
Teks Doa untuk diri sendiri
Jika kita berdoa dengan permintaan yang senada dengan doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk kita sendiri, maka dhamir "ه" hu diganti dengan dhamir "ي".
Berikut teks doanya:
اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي
Ya Allah, banyakkanlah hartaku dan anakku, serta berkahilah apa-apa (harta dan anak) yang Engkau beri.
Rangkuman: Daftar Kosakata yang telah dipelajari
Anda telah belajar bahasa Arab yaitu belajar sharaf dasar, kosakata doa, arti doa banyak rezeki/harta yang berkah dalam Bahasa Indonesia beserta teks Arabnya.
Jadi setelah membaca pelajaran di blog ini, anda dapat banyak faidah sekaligus, yaitu menghafal doa minta banyak rezeki/harta dan berkah, mengamalkannya di waktu-waktu mustajabnya doa, dan menambah kosakata bahasa Arab.
Di bawah ini adalah rangkuman daftar kosakata yang sudah dipelajari. Saya kelompokkan menjadi fi'il dan isim agar mudah dalam menghafalnya.
Kata kerja (فعل)
1. قَالَ - يَقُولُ - قُلْ: berkata
2. دَعَا - يَدْعُو - اُدْعُ: berdoa
3. أَكْثَرَ - يُكْثِرُ - أَكْثِرْ : memperbanyak
4. بَارَكَ - يُبَارِكُ - بَارِكْ : memberkahi
5. أَعْطَى - يُعْطِي - أَعْطِ : memberikan
Kata benda (اسم)
1. أُمٌّ : ibu
Bentuk jamak: أُُمَّهَاتٌ
2. رَسُولٌ: utusan, rasul
Bentuk jamak: رُسُلٌ
3. خَادِمٌ: pelayan
Bentuk jamak: خُدَّامٌ, خَادِمُونَ
4. مَالٌ : harta
Bentuk jamak: أَمْوَالٌ
5. وَلَدٌ : anak
Bentuk jamak: أَوْلاَدٌ
Tips Belajar
1. Cobalah menulis doa ini di buku catatan/kertas, lalu lingkari kata-kata baru. Lihat artikel ini untuk mengetahui artinya, bentuk mufradnya, bentuk jamaknya, bentuk dasarnya. Ulangi membacanya setiap hari agar lebih cepat hafal.
2. Berlatih membuat variasi kata baru dari kosakata yang telah anda hafal.
Contoh:
Pada teks terdapat kata-kata "قَالَتْ أُمِّي" yang artinya "Ibuku berkata".
Coba ganti dengan:
a. Bapakku berkata => قَالَ أَبِي
b. Anakku berkata => قَالَ وَلَدِي
c. dan seterusnya.
Tips dalam mengganti dhamir pada teks doa
Anda telah mengetahui dhamir "هُ" dan "ي" dalam teks doa seperti yang telah saya tulis di atas, yaitu:
اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ : Ya Allah, banyakkanlah hartanya (hu: dia laki-laki).
اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي : Ya Allah, banyakkanlah hartaku.
Nah, jika Anda ingin mendoakan anak perempuan, adik perempuan, kakak perempuan, dan lainnya (orang ketiga tunggal mu-annats), maka dhamirnya harus diganti menjadi "هَا"
Sehingga menjadi "اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالَهَا": Ya Allah, banyakkanlah hartanya (haa: dia perempuan).
Quiz
📝 Kuis Kosakata Bahasa Arab dari Doa
Soal 1
Apa arti kata مَال dalam doa?
-a Anak
-b Harta
-c Utusan
-d Pelayan
Soal 2
Kata kerja قَالَ berarti…
-a Dia berkata
-b Dia berdoa
-c Dia memberi
-d Dia memperbanyak
Soal 3
Apa bentuk jamak dari kata وَلَدٌ (anak)?
-a أُُمَّهَاتٌ
-b رُسُلٌ
-c أَوْلَادٌ
-d أَمْوَالٌ
Soal 4
Kata اُدْعُ dalam doa termasuk jenis kata apa?
-a Isim (kata benda)
-b Fi’il Madhi (kata kerja lampau)
-c Fi’il Amr (kata kerja perintah)
-d Harf Jarr (kata depan)
Soal 5
Jika doa untuk diri sendiri, dhamir هُ (dia laki-laki) diganti dengan…
-a كَ (kamu)
-b ي (aku)
-c نَا (kami)
-d هَا (dia perempuan)
Jawaban Quiz
Jawaban Soal 1: b) Harta
➡ Penjelasan: مَال berarti harta. Bentuk jamaknya adalah أَمْوَال.
Jawaban Soal 2: a) Dia berkata
➡ Penjelasan: قَالَ adalah fi’il madhi (lampau) artinya “dia berkata”. Bentuk mudhari’-nya: يَقُولُ.
Jawaban Soal 3: c) أَوْلَادٌ
➡ Penjelasan: وَلَدٌ (anak) → jamaknya أَوْلَادٌ.
Jawaban Soal 4: c) Fi’il Amr (kata kerja perintah)
➡ Penjelasan: اُدْعُ berasal dari fi’il madhi دَعَا, mudhari’-nya يَدْعُو. Dalam doa, bentuk amr dipakai sebagai permohonan.
Jawaban Soal 5: b) ي (aku)
➡ Penjelasan: Contoh doa: اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي… → “Ya Allah, banyakkanlah hartaku dan anakku.”
No comments:
Post a Comment
Terima kasih atas komentarnya.