Al-manshuubaat - zharfun- Kitab Tashiilun Nahwi - Pelajaran 20

Table of Content [Lihat di sini]

مَفْعُوْلٌ فِيْهِ  = maf'uulun fiih disebut juga ظَرْفٌ (zharaf)


Maf'uulun fiih atau zharfun/zharaf ini selalu manshuub.

Apa itu maf'uul fiih atau zharf itu?


Maf'uulun fiih atau zharaf yaitu isim yang menunjukkan waktu (زَمَانٌ) atau tempat (مَكَانٌ) dimana perbuatan itu terjadi.

Dengan kata lain zharf adalah keterangan waktu (zamaan) atau keterangan tempat (makaan) yang terdapat dalam sebuah kalimat yang memberikan keterangan tentang waktu terjadinya kejadian atau tempat terjadinya kejadian.


Type zamaan dan makaan


Zamaan dan makaan terdiri dari dua tipe yaitu مَحْدُوْدٌ / mahduudun (terbatas) dan مُبْهَمٌ / mubhamun (tidak terbatas).


ظُرُوْفُ الزَّمَانِ (zhuruufuz zamaani) = Keterangan waktu


1. Terbatas / مَحْدُوْدٌ

Contoh:

- يَوْمٌ = yaumun = hari

Contoh kalimat = صُمْتُ يَوْمًا = shumtu yauman
Artinya = Saya berpuasa satu hari.

- لَيْلًا = lailan = malam

Contoh kalimat = عَمِلْتُ لَيْلًا = 'amiltu lailan
Artinya = Saya bekerja satu malam.

- شَهْرٌ = syahrun = bulan

Contoh kalimat = صُمْتُ شَهْرًا  = shumtu syahran
Artinya = Aku berpuasa sebulan.

- سَنَةً= sanatun = tahun

Contoh kalimat = سَافَرْتُ سَنَةً = saafartu sanatan
Artinya = Saya bepergian selama satu tahun.

Penjelasan

Keterangan waktu (zamaan) diatas adalah manshuub yaitu menjadi yauman, lailan, syahran, dan sanatan.


2. Tidak terbatas / مُبْهَمٌ

- دَهْرٌ  = dahrun = jangka waktu yang panjang; zaman; masa.

Contoh kalimat:

صُمْتُ دَهْرًا  = shumtu dahran.
Artinya = Saya berpuasa untuk waktu yang lama.

- حِيْنٌ  = hiinun = suatu waktu; suatu masa (kadang waktunya lama, kadang sebentar).

Contoh kalimat = دَعَا نُوْحٌ قَوْمَهُ حِيْنًا مِنَ الدَّهْرِ = da'aa Nuuhun qaumahu hiinan minad dahri
Artinya = Nuh berdakwah kepada kaumnya untuk beberapa waktu (selama beberapa masa).


ظُرُوْفُ المَكَانِ = zhuruuful makaani = keterangan tempat


1. Terbatas / مَحْدُوْدٌ

Contoh mahduud adalah:

صَلَيْتُ فِي المَسْجِدِ  = shallaitu fii al-masjidi
Artinya = Saya shalat di masjid.

جَلَسْتُ  فِي الدَّارِ  = jalastu fii ad-daari
Artinya = Saya duduk di rumah.


2. Tidak terbatas / مُبْهَمٌ

- خَلْفَ  = khalfa = di belakang

Contoh kalimat: جَلَسْتُ خَلْفَهُ  = jalastu khalfahu
Artinya = Saya duduk di belakangnya.

- أَمَامَ  = amaama = di depan

Contoh kalimat = قُمْتُ أَمَامَهُ  = qumtu amaamahu
Artinya = Saya berdiri di depannya.


Penjelasan

- Keterangan tempat yang mahduud, kita menggunakan harf فِي (fii) di dalam kalimat -> lihat contoh di atas.

- Sementara makaan yang mubham, tidak menggunakan fii, langsung menyebutkan zharaf makaan-nya.


Kesimpulan


Kesimpulan tentang maf'ul seperti terdapat dalam kalimat di gambar ini.

zharaf / maf'ul fiih selalu manshuub - disertai contoh kalimat

Bacanya adalah = hamidtu hamdan haamidan wa hamiidan ri'aayatan syukrihi dahran madiidan.

Artinya adalah = Saya memuji Haamid dengan sebaik-baik pujian bersama Hamiid untuk berterima-kasih (bersyukur) padanya untuk periode waktu yang lama.

Penjelasan kalimat:

- hamidtu = fi'il plus faa'il

- hamdan = maf'ul muthlaq = dalam kalimat ini berfungsi sebagai penekanan.

- haamidan = maf'ul bih = haamid ini sebagai objek

- wa hamiidan = maf'ul ma'ah = hamiid ini bersama dengan faa'il (pelaku yang memuji) memuji Haamid.

- ri'aayata syukrihi = maf'ul lahu = isim yang menjelaskan tentang alasan kenapa berterima kasih (hamidtu)

- dahran madiidan = maf'ul fiih = keterangan waktu (zamaan)


Tambahan penjelasan :

- رِعَايَةً شُكْرِهِ  = ri'aayatan syukrihi

Di atas adalah mudhaf-mudhaf ilaihi.

Sebagai mudhaaf adalah  ri'aayatan dan mudhaf ilaihinya adalah syukrihi.

Oleh karena mudhaf ilaih, maka kata menjadi syukri (majrur) bukan syukra (manshub) atau bukan syukru (marfuu').

رِعَايَةٌ = ri'aayatun = artinya adalah menghormati; menjaga; memelihara; memperhatikan.

ri'aayatun adalah mashdar dari ra'aa (رَعَى) .

شُكْرٌ = syukrun = artinya adalah berterima kasih; kesyukuran; bersyukur


- دَهْرٌ  مَدِيْدًا  = dahran madiidan

Di atas adalah shifah dan maushuf.

Sebagai shifah adalah madiidan, sedangkan maushufnya dahran.

Shifah dan maushuf i'robnya sama, yaitu sama-sama manshuub (karena sebagai zamaan).

Dahran artinya suatu waktu tertentu; zaman; masa.

Madiidan artinya panjang (yang panjang); lama.