Pembagian Isim dilihat dari Bangunan huruf akhirnya | Ringkasan Sharaf Dasar

Table of Content [Lihat di sini]

Pada pelajaran sharaf dasar, kita memulai pelajaran untuk mengenal salah satu dari jenis kalam, yaitu isim atau kata benda. 


sharaf dasar: isim dilihat dari huruf akhirnya


Kita mulai dari isim terlebih dahulu, karena isim adalah kata yang banyak kita jumpai dalam suatu kalimat bahasa Arab.

Di pertemuan ini, saya akan jelaskan pembagian isim ditinjau dari segi bangunannya. 

Maksud "ditinjau dari segi bangunannya" adalah isim dilihat dari unsur penyusunnya yaitu huruf-huruf, terutama pada huruf terakhirnya.

Diagram Pembagian isim ditinjau dari bangunan huruf akhirnya

Melihat diagram itu akan lebih mudah paham dan hafal. Oleh karena itu, sebaiknya sobat melihat diagram pembagian isim di bawah ini.


pembagian isim dilihat dari bangunan hurufnya


Penjelasan dan contoh pembagian isim dilihat dari bangunan hurufnya

Saya akan sebutkan sesuai dengan gambar yang ada pada diagram di atas.

Pembagian isim

Isim ditinjau dari dari bangunan huruf akhirnya terbagi dua, yaitu:

1. Shahih (صحيح)

2. Ghairu shahih (غير صحيح)


Penjelasan pembagian isim di atas

1. Isim shahih adalah isim yang huruf penyusun akhirnya tidak terdapat huruf-huruf berikut: ا/ى , ي , اء

Contoh isim shahih:

- دَفْتَرٌ (daftarun) = buku tulis

- دَلْوٌ (dalwun) = ember

- قَلَمٌ (qalamun) = pena

2. Isim ghairu shahih adalah isim yang huruf akhirnya terdapat huruf-huruf yang telah disebutkan pada poin nomor satu di atas, yaitu ا/ى , ي , اء


Pembagian isim ghairu shahih


Berdasarkan huruf akhirnya, isim ghairu shahih terbagi menjadi tiga, yaitu:

1. المقصور (ism maqshur) : isim yang huruf terakhirnya adalah huruf alif (baik ا maupun ى)

Contoh isim maqshur :

- الفَتَى (al-fataa) = anak laki-laki (anak muda)

- المُسْتَشْفَى (al-mustasyfaa) = rumah sakit

- الدُنْيَا (ad-dun-yaa) = dunia

- العَصَا (al-'ashaa) = tongkat


2. المنقوص (ism manqush) : isim yang huruf terakhirnya adalah huruf ya (ي), dan huruf sebelumnya berharakat kasrah

Contoh isim manqush:

- الرَّاعِي (ar-raa-'ii) = penggembala; pemimpin

- القَاضِي (al-qaadhii) = hakim; yang mengadili; yang memutuskan

- الدَّاعِي (ad-daa'ii) =  penyeru (orang yang menyeru)


Catatan tambahan:

Jika alif lam (ال) dihilangkan, maka huruf ya (ي) juga dihilangkan dan huruf terakhirnya berharakat kasratain.

Misalnya رَاعٍ , قَاضٍ , دَاعٍ 


3. الممدود  (ism mamdud) : isim yang diakhiri oleh huruf hamzah dan sebelumnya adalah huruf alif (اء)

Contoh isim mamdud:

- دَوَاءٌ (dawaa-un) = obat

- البَيْضَاءُ (al-baidhaa-u) = putih

- اِقْتِدَاءٌ (iqtidaa-un) = peniruan


Mengapa kita harus mengetahui bangunan atau huruf akhir dari isim?

Kita harus paham dan tahu betul jenis isim dilihat dari huruf akhirnya atau isim ditinjau dari bangunannya karena hal ini terkait dengan i'rab yang nanti kita akan pelajari pada pelajaran nahwu.

Lihat pelajaran i'rab pada isim

Al-maqshur, al-manqush, dan al-mamdud termasuk isim yang mu'rab, dan pada pelajaran i'rab di atas dibahas tanda-tanda rafa', nashb, dan jar pada masing-masing jenis isim tersebut.

Kesimpulan : Jika kita mengetahui jenis isimnya, maka kita mudah untuk mengetahui tanda-tanda i'rob-nya.